Filed under: Uncategorized
Membuat puisi cinta untuknya lagu cinta untuknya dan tetap menggodaku, Kemarin kamu bilang kau rindu aku, besok kamu upload foto-foto bahagiamu dengannya. Aku ngga mau serakah tapi aku hanya mau belajar berbicara, karena menjadi jujur adalah satu hal yang bisa membuatku bahagia. Ehm, daylight saving, aku tidak bisa menyimpan hari ini untukmu, meski Matahari masiy mau menjaga sinarnya hingga pukul delapan malam di Melbourne dan aku mengantuk, jam tidurku kacau, jangan khawatir bukan karena kamu yang tidak datang hari ini. Iya aku tau, besok kita bertemu di Finder Street. Hanya untuk sebuah film bagus yang aku jadikan kepura-puraan dan alasan untuk bertemu kamu. Antarkan aku pulang ya dengan trem nomor tiga, karena kita akan bersulang untuk bergelas-gelas Carlton Draught. Boleh kan aku cubit pipimu, karena aku tak mau menghapus bibirnya di bibirku dengan bibirmu, oya aku lupa bukan di bibir, tapi dikening. Jadi lebih baik kamu cium aku di pipi saja. Kamu bodoh atau pura-pura ngga tau? ngga mau tau mungkin? sepertinya kamu memang bodoh dan cukup itu saja, aku sudah ta.
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>