Malam Pasca Purnama Kala Kunang Jadi Raja


CUUPP..CUPP..CUUP…
October 6, 2007, 10:25 am
Filed under: Uncategorized

Argghh dimana kamu sembunyikan kebohongan cintamu. Yang jelas nyata-nyata
tiada. Dan makin manis kian hari ku menghamba untuk berjumpa. Melekatkan tubuh
yang haus akan resapan naluri, meski jauh-jauh hari kucoba untuk mengkebiri. Sayang
aku hanya ingin tidur di pelukmu, hangat rasa belaian jiwa tiada lagi biasa. Tak
perlu berbohong kan?

Pssttt…coba dengarkan sayang kini hanya ada kita dan dunia bodoh di luar
sana yang merasa kian sok tau setiap harinya. Aku tokh tetap tidak perduli,
buat apa mengurusi kekerdilan otak-otak mereka.

Apa?!? Kau ingin aku diam, setelah ku mempertaruhkan sejuta bahagia dalam
sepiku, kau ingin aku diam? Iya hanya karena kau tidak ingin anak kecil itu
tau. Hahahahahaha….

Kenapa sayang? Susah ngurusin anak kecil? Hihihi…iya aku tau, biar
kuberikan potongan coklat ini ke dia. Sayangg…sayang…masih saja kau percaya
permen adalah obat termanis untuk membungkam tangisnya.

Tenang saja! aku cukup cerdas koq untuk memilih peran. Jadi sekalian saja
ku bilang kalo aku sinting, dan semua masalah beres! Iya dunia memang sangat
memaklumi orang-orang gila. Seakarang biarkan kuteriakan ini di telinganya. Aku
gila dan aku bahagia!

Eh sayang, liat dehh. Emang dasar anak kecil suka sekali yah ngarak orang
gila keliling kampung. Oya aku lupa, kamu kan anak kecil juga..




2 Comments so far
Leave a comment

hhmmm.. mungkin aku atau siapa yang punya peran si kecil itu.. tapi rasanya juga serupa.. ada segelintir harap saat ku eja tulisanmu…

   dewangga 10.09.07 @ 5:34 am

edan… suka gua baca tulisan ini… sinting… argghhhhh

   Luthfi 11.10.07 @ 7:44 am



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>