Malam Pasca Purnama Kala Kunang Jadi Raja


IBUKU
June 18, 2006, 8:46 am
Filed under: Uncategorized

Sore ini aku bersandar pada tembok ruang tamu, menyeruak kolong kursi reot yang sudah 10 tahun mencoba berdiri diatas kaki-kakinya yang lapuk.

“Ibu sebetulnya pengen ganti kursi sama sofa yang model baru itu loh mbak. Tapi Bapak ngga setuju. Lagian rumah ini kan dah mulai dimakanin rayap tuh atap kamar Mas Tono udah ambruk. Pusing Mbak, banyak banget yang harus dipikirin, semua ngantri”.

Ibu, yang wanita, yang orang tua, yang anak, yang saudara “saudara-saudaranya”, yang sekertaris RT, yang suka masak yang suka beres-beres, yang sayang aku, yang perasa, dan yang perkasa.

Pilar kastil penyangga sudut-sudut rumah yang selalu menjaga nama baik sang suami, menasehati sang anak, menjadi curahan hati si mbah, bulik, paklik, dan tetangga. Ibu yang selalu terbangun jam 12 malam karena suara TV yang dinyalakan Bapak, dan selalu dijadikannya alasan untuk sholat tahajud, tak mengeluh. Ibu yang suka kumat sakit astmanya karena kelelahan masak-masak untuk acara selametan tetangga yang sudah menjanda.

“Kasian Mbak, orang-orang ngga ada yang mau bantuin dia”.

Ibu yang suka sekali dipijet dan dikeroki sebelum tidur dan tetap semangat setiap pagi berangkat senam. Ibu yang selalu mengajak anak-anaknya hadir dalam segala bentuk acara arisan keluarga. Ibu yang suka menangis di tangga menungguku yang tak kunjung pulang. Ibu yang rajin mencatat segala bentuk pengeluaran dan pemasukan di buku wajibnya. Ibu yang selalu berusaha untuk belajar mengaji. Ibu yang matanya hanya bisa berkaca-kaca menahan bentakan Bapak. Ibu yang suka mengilik-ngilik hidungnya hanya agar membuatnya terbersin dan menurutnya itu adalah terapi mutakhir untuk menghilangkan rasa pusing. Ibu ku…




4 Comments so far
Leave a comment

gadis ini bisa menulis

   a white cloud 06.20.06 @ 1:47 am

Aku jadi terharu baca tulisan yg satu ini…karena aku salah satu pemuja IBU….
Hmmm…Ibuku, Ibumu ataupun Ibu siapa saja….
Jangan pernah kecewakan beliau, berusahalah berikan yg terbaik buatnya meskipun kadang hal itu bukan yg terbaik buat kita…bukankah kita bahagia kalau bisa membuatnya tersenyum…bukankah kita bahagia kalau bisa melihatnya menangis terharu karena anaknya yg kelas 3 SMP bisa membagikan hasil keringatnya sendiri walaupun cuma 30rb…
wuuiihh…bagaimana senangnya perasaan seorang anak yg masih bisa dimanja dan dikeloni ibunya…yg masih disuapi bubur sumsum tiap pagi..makanya syukuri dan berbahagialah wahai para anak manusia yg masih bisa mendapat kesempatan seperti itu…tapi ingat setelah kita tidak lagi doyan bubur sumsum dan malu utk dikeloni lagi, ganti kita-lah yg menggantikan peran ibu dulu…kita suapin beliau kita bahagiakan beliau…aku sekarang mengalami hal itu tapi karena jarak aku tidak bisa berbuat lebih byk lg…sedih, marah dan sedikit penyesalan!!!!! tapi sudahlah..aku masih bersyukur masih bisa diberi kesempatan utk buat dia terus bahagia sampai sekarang dan semoga seterusnya…Amin.

   Andy 06.28.06 @ 8:45 pm

tulisan yang menyentuh untuk seorang figur superhero yang bernama Bunda..

Seorang figur yang selalu menyimpan rapat air matanya agar kita tetap tabah akan masalah dan berharap kita belajar dari kesalahan kita.

Seorang figur yang selalu menghapus air mata penyesalan dan keegoisan dari pipi kita dengan harapan kita dapat berubah setelah mencurahkan perasaan kita dipelukannya.

Seorang figur yang tak dapat kita balas kasih sayangnya.

Seorang figur yang akan selalu ada dibelakangmu, menyambutmu saat kau akan tumbang dari pijakannmu. Disampingmu untuk menemani langkahmu yang tak pasti. Didepanmu untuk membimbingmu agar tak salah langkah. Didalam hatimu agar kau ingat bahwa ada seseorang yang mencintaimu setulus hatinya tanpa satu syarat pun!

Seorang figur yang selalu ada untuk semua keluhanmu dan juga saudara-saudarimu,juga bapakmu, dialah tong sampah tempat kau membuang semua kesumpekan dan unek-unekmu.

Hanya untuk dia, yang pertama mengenalmu sejak kau terbentuk di dunia yang penuh dengan kemunafikan ini….

keep up ur great post gurl :)

   aLokz 07.06.06 @ 5:50 am

Leoni Dear…

I BELIEVE your Mom is a great WOMAN because she raise a great lady with a sense of writings like you!

Four Thumbs up for you….(added another thumbs from my feet….heheheheh)

   Wuri 09.26.06 @ 8:46 pm



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>