Malam Pasca Purnama Kala Kunang Jadi Raja


SAINT SAIYA
May 3, 2006, 6:58 pm
Filed under: Uncategorized

Pegasus kecil tertidur dalam pangkuan sinar Venus yang hangat. Lelah dalam perjalanannya semalam mengitari galaksi, menghindari pecahan-pecahan meteor. Dalam mimpi lelapnya ia datang dalam segala ketelanjangan. Mengajak Venus meluncur diatas cincin Saturnus dan menari diantara rasi bintang. Ia datang dalam pendaran cahaya putih membentuk lunar aurora semesta."Indah" seucap kata yang mewakili sekejap kekaguman. Lambung kirinya meneteskan luka dalam cairan perak, sebuah luka perlambang hidup dan ketidak kekalan. Surai panjang keemasan terurai menutupi siluet punggung yang begitu sempurna dengan komposisi roh yang seimbang. Gerak tubuhnya bercerita tentang keajaiban suatu proses penciptaan. Pegasus kecil yang mengecap kebahagiaan dari tetesan lukanya. Pegasus kecil yang bersandar pada Venus dan menangis.

Happy Mothers Day…




No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>