Malam Pasca Purnama Kala Kunang Jadi Raja


CHOCOTINI
May 15, 2006, 7:07 am
Filed under: Uncategorized

Hiks…hiks… aku tidak menangis, tapi aku mabuk…

Mabuk segelas Chocotini sialan yang terpaksa harus kuteguk untuk sekedar bisa mendapatkan informasi Dimana Veraaaaaa?????…..Damm Woman!!! Tapi kunikmati saja musti tanpa rasa coklat menyapa bibir, yang tersisa hanya cherry teakhir sebagai pemanis. Sialan….nikmat sekali cairan itu. Hangat dipipi, membuatku sedikit tersenyum walau akhirnya Vera tak kunjung datang. Berkhayal nakal untuk loncat kepunggung Adit dan menggigit lehernya. Eh…Le…Le…Leeeee….!!! Lo mabok ye?….Iya aku mabuk, dan aku tertawa, melompat. Aku menari terbang seperti kupu-kupu hinggap di kelopak bunga basah embun, menggeliat lucu dan terbaring diatas serbu sari, berterbangan….. Aku mabuk, dan aku hidup…Aduh mati gw ntar kalo Bokap nyium bau alkohol lagi. Ngga koq Le…

Sini gw papah pulang… <sorry itu cuman khayalan mabuk gw) jadi sebetulnya aku bergegas beranjak dari bar dan langsung masuk ke mobil…sendirian. Tanpa sadar kalo kepincangannya memukau. Seperti biasa, ketidaksempurnaan yang indah…. aku tersenyum, menginjak gas…


Her green plastic watering can
For her fake Chinese rubber plant
In the fake plastic earth
That she bought from a rubber man
In a town full of rubber plans
To get rid of itself

It wears her out, it wears her out
It wears her out, it wears her out

She lives with a broken man
A cracked polystyrene man
Who just crumbles and burns
He used to do surgery
For girls in the eighties
But gravity always wins

It wears him out, it wears him out
It wears him out, it wears him out

She looks like the real thing
She tastes like the real thing
My fake plastic love
But I can’t help the feeling
I could blow through the ceiling
If I just turn and run

It wears me out, it wears me out
It wears me out, it wears me out

If I could be who you wanted
If I could be who you wanted all the time

All the time…
All the time…

-radiohead-

Siapa lagi yang mau sama orang cacat, apalagi pincang. Semua orang cacat dit, Cuman sedikit yang dapat anugerah dari Tuhan untuk menyadarinya. Yah mungkin Tuhan ngga pengen kali gw ke Singapore…padahal kan gw cuman pengen nyari duit, yah loe tau kan keluarga gw berantakan. Hebat, lucu ya…mana abis kecelakaan gw ditinggalin dita lagi… sambil bawa mio kesayangan gw… yaaaa… Tuhan memang sayang banget sama gw. Hidup itu manis kan Le? gimana rasa chocotininya? Padahal gw masih punya Rainbow buat loe…

Udah dit gw Martini aja biar bisa menjelma jadi nenek loe!!!!! Dan kami pun menciptakan dansa dalam kepincangan kami masing-masing, kamu kaki kiri, aku kaki kanan. Tertawa-tawa, kami dua orang pincang yang bahagia.




No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>