Malam Pasca Purnama Kala Kunang Jadi Raja


KAMU SELALU BEGITU LAGI LAGI BEGITU
December 1, 2008, 1:34 am
Filed under: Uncategorized

Membuat puisi cinta untuknya lagu cinta untuknya dan tetap menggodaku, Kemarin kamu bilang kau rindu aku, besok kamu upload foto-foto bahagiamu dengannya. Aku ngga mau serakah tapi aku hanya mau belajar berbicara, karena menjadi jujur adalah satu hal yang bisa membuatku bahagia. Ehm, daylight saving, aku tidak bisa menyimpan hari ini untukmu, meski Matahari masiy mau menjaga sinarnya hingga pukul delapan malam di Melbourne dan aku mengantuk, jam tidurku kacau, jangan khawatir bukan karena kamu yang tidak datang hari ini. Iya aku tau, besok kita bertemu di Finder Street. Hanya untuk sebuah film bagus yang aku jadikan kepura-puraan dan alasan untuk bertemu kamu. Antarkan aku pulang ya dengan trem nomor tiga, karena kita akan bersulang untuk bergelas-gelas Carlton Draught. Boleh kan aku cubit pipimu, karena aku tak mau menghapus bibirnya di bibirku dengan bibirmu, oya aku lupa bukan di bibir, tapi dikening. Jadi lebih baik kamu cium aku di pipi saja. Kamu bodoh atau pura-pura ngga tau? ngga mau tau mungkin? sepertinya kamu memang bodoh dan cukup itu saja, aku sudah ta.



KITA JADI PENJAHAT HARI INI
October 15, 2008, 3:31 am
Filed under: Uncategorized

SUKMA (10/14/2008 8:55:10 PM): ajari aku menahan rindu, kota ini, atau ajari aku mencium gadis lain, kota ini.
RAGA (10/14/2008 8:57:57 PM): brengsek…
RAGA (10/14/2008 8:58:03 PM): ajari aku menahan nafsu
SUKMA (10/14/2008 8:58:49 PM): ajari aku menahan aku
RAGA (10/14/2008 9:00:41 PM): ajari aku menahan benci akan kebodohan ajari aku berhenti jatuh cinta pada rasa sedih dan ajari aku berhenti disini agar bisa mengulang lagi
RAGA (10/14/2008 9:00:51 PM):sukmaaa….
RAGA (10/14/2008 9:01:26 PM): kenapa tuhan selalu menjatuhkan karmanya dalam wujud raga…
SUKMA (10/14/2008 9:02:28 PM): karena raga sekat dari segalanya, awal dari segalanya, permukaan dari hidupmu sendiri
SUKMA (10/14/2008 9:02:36 PM): itu untung tau
SUKMA (10/14/2008 9:02:47 PM): daripada kamu dihukum jiwanya!!
SUKMA (10/14/2008 9:02:58 PM): atau: Ruh yang dihukum
SUKMA (10/14/2008 9:03:17 PM): ayolah
SUKMA (10/14/2008 9:03:24 PM): bangun
RAGA (10/14/2008 9:03:54 PM): siapa bangunkan aku?
RAGA (10/14/2008 9:04:07 PM): bahkan kamu pun tak sanggup
RAGA (10/14/2008 9:04:11 PM): dan ngga mau
RAGA (10/14/2008 9:04:13 PM): puih
SUKMA (10/14/2008 9:04:30 PM): aku gak pernah ngeliat kamu punya masalah!!!
RAGA (10/14/2008 9:04:54 PM): karena aku ngga mau terlihat punya masalah sama kamu
RAGA (10/14/2008 9:05:01 PM): dan ternyata itu yg jadi masalah
SUKMA (10/14/2008 9:05:09 PM): naaahhhhhh
RAGA (10/14/2008 9:06:43 PM): apakah aku perlu merentangkan tangan aku di depan mata kamu untuk kemudian melompat dari ketinggian yang sangat tinggi untuk bunuh diri biar bisa bikin kamu sadar tentang masalah aku
SUKMA (10/14/2008 9:07:47 PM): atau mungkin aku perlu mengiris kulit dada kemudian memotong iga agar hati aku bisa merasakan langsung masalah kamu?
SUKMA (10/14/2008 9:08:32 PM): dan jarak kita makiiiiiinnnnn jauh terbentanggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg
SUKMA (10/14/2008 9:08:53 PM): sekarang, udah tidak mungkin lagi berdebat: siapa mau ngalah?
SUKMA (10/14/2008 9:09:00 PM): kamu ke yogya? ato aku ke melbourne?
SUKMA (10/14/2008 9:09:03 PM): taik!
RAGA (10/14/2008 9:10:12 PM): karena kita berdua selalu mencoba untuk membesarkan diri satu sama lain, seperti katak ingin jadi lembu
RAGA (10/14/2008 9:11:13 PM): menyebalkan
RAGA (10/14/2008 9:11:17 PM): aku benciiiiii kamuuuuu
SUKMA (10/14/2008 9:11:24 PM): sombong
RAGA (10/14/2008 9:11:25 PM): sebesar aku sayanggg sama kamu
SUKMA (10/14/2008 9:11:26 PM): pongah
RAGA (10/14/2008 9:11:38 PM): ngga ada yang mo kalah
SUKMA (10/14/2008 9:11:39 PM): kangeeeeeeeeeeeeeeen
SUKMA (10/14/2008 9:11:42 PM): anjinggggggggggggg
SUKMA (10/14/2008 9:11:51 PM): aku mau nangis beneraaaaannnnnnnnnnnn
SUKMA (10/14/2008 9:11:57 PM): taiiiiiiikkkkkkkkkkkkkkkkkkk
SUKMA (10/14/2008 9:12:05 PM): kamu acting apa beneran neh??????
RAGA (10/14/2008 9:12:10 PM): beneran bangsattt
RAGA (10/14/2008 9:12:22 PM): benciiii akuwwwwwwwwwww
SUKMA (10/14/2008 9:12:32 PM): aku pengen meluk kamu eraaaaatttttttttttttt bangetttttttttttttttt
SUKMA (10/14/2008 9:13:29 PM): keadaan ini semuanya tentang benciiiiiiiiiiiiiiiiiiii
SUKMA (10/14/2008 9:13:37 PM): apa yang gak bisa dibenciii????????
RAGA (10/14/2008 9:14:09 PM): sialll setan kamuuu…
RAGA (10/14/2008 9:14:15 PM): aku ngga suka kata2 ini
RAGA (10/14/2008 9:14:26 PM): jadi musti gimana dong
RAGA (10/14/2008 9:14:41 PM): kenapa kita ngga bisa hidup sperti mahluk normal lainnya
SUKMA (10/14/2008 9:15:08 PM): cariin aku beasiswa!!!!!!
SUKMA (10/14/2008 9:15:11 PM): aaarrhhhh
SUKMA (10/14/2008 9:15:32 PM): aku pengen ksanaaaa
RAGA (10/14/2008 9:15:33 PM): kamu mo kesini?
RAGA (10/14/2008 9:15:36 PM): beneran?
RAGA (10/14/2008 9:15:40 PM): sebesar itu?
RAGA (10/14/2008 9:15:44 PM): untuk apa?
SUKMA (10/14/2008 9:15:49 PM): ya mau laaaaahhhh
RAGA (10/14/2008 9:15:51 PM): untuk aku atau untuk egomu?
SUKMA (10/14/2008 9:16:20 PM): ego aku apa???
SUKMA (10/14/2008 9:16:32 PM): aku ngetik itu gara2 chat sama kamu setan!!
RAGA (10/14/2008 9:17:50 PM): kenapa kamu tiba2 pengen kesini
SUKMA (10/14/2008 9:18:12 PM): gak tau
RAGA (10/14/2008 9:18:21 PM): kangen sama aku apa cuman kangen sama pemenuhan kebutuhan fisik kamu aja
SUKMA (10/14/2008 9:18:21 PM): kebayang aja
SUKMA (10/14/2008 9:18:51 PM): maksud pemenuhan kebutuhan fisik?
SUKMA (10/14/2008 9:19:13 PM): kalo butuh itu aku di indonesia banyak bangke!!
SUKMA (10/14/2008 9:19:19 PM): di jogja juga banyak!
SUKMA (10/14/2008 9:19:38 PM): asal kamu tau, disini juga udah ada cewek yang flirting
SUKMA (10/14/2008 9:20:03 PM): tapi aku ogah
SUKMA (10/14/2008 9:20:10 PM): kalau mau tinggal sikat aja
RAGA (10/14/2008 9:23:35 PM): bener ya sukma?
RAGA (10/14/2008 9:23:43 PM): sebegitunya kah?
RAGA (10/14/2008 9:23:53 PM): kenapa yah aku selalu menghindari itu
SUKMA (10/14/2008 9:23:54 PM): ya begitu mah begitu
RAGA (10/14/2008 9:24:00 PM): aku takut sukma
SUKMA (10/14/2008 9:24:07 PM): tapi kan gimana coba?
RAGA (10/14/2008 9:24:13 PM): aku takut kalau ternyata itu ngga nyata
SUKMA (10/14/2008 9:24:18 PM): menghindari apa?
RAGA (10/14/2008 9:24:47 PM): menghindari pengekspresian terdalam kamu terhadap aku
RAGA (10/14/2008 9:25:00 PM): kejujuran perasaan kamu yg sebenarnya ke aku
RAGA (10/14/2008 9:25:39 PM): aku takut kalau itu semua kemudian hanya akan jadi kebohongan semata…
RAGA (10/14/2008 9:25:55 PM): dan akhirnya
RAGA (10/14/2008 9:25:59 PM): bangsatttttt
SUKMA (10/14/2008 9:26:23 PM): dan akhirnya apa?
SUKMA (10/14/2008 9:26:26 PM): dan akhirnya semua itu bohong?
SUKMA (10/14/2008 9:26:34 PM): kalau ternyata itu semua bohong dan semu
SUKMA (10/14/2008 9:26:43 PM): berarti kan “udahan aja”
SUKMA (10/14/2008 9:26:49 PM): beres kan???
RAGA (10/14/2008 9:26:57 PM): tahiikkk
SUKMA (10/14/2008 9:26:58 PM): gak ada yang ngegantung kaya biji peler
SUKMA (10/14/2008 9:27:18 PM): kalau kita, mulai aja maju mundur
SUKMA (10/14/2008 9:27:29 PM): munafik
RAGA (10/14/2008 9:28:26 PM): naif
RAGA (10/14/2008 9:28:35 PM): belagu pada gengsi
SUKMA (10/14/2008 9:28:50 PM): 70-an dong
SUKMA (10/14/2008 9:29:05 PM): naif
SUKMA (10/14/2008 9:29:07 PM): hehehehehehe
RAGA (10/14/2008 9:30:08 PM): diem kamu!! jangan becanda!!
SUKMA (10/14/2008 9:30:54 PM): selama ini kita menjaring sejarah kita yang ahistoris
SUKMA (10/14/2008 9:31:08 PM): terputus-putus
SUKMA (10/14/2008 9:31:25 PM): kadang benangnya tipis kadang tebal
SUKMA (10/14/2008 9:31:41 PM): kadang lembut kadang kasar
SUKMA (10/14/2008 9:31:50 PM): atau tajam
SUKMA (10/14/2008 9:32:56 PM): dan ketika salah satu dari kita mencoba untuk menarik2 benang itu, ia malah terluka…
SUKMA (10/14/2008 9:33:09 PM): tangannya berlumuran darah
SUKMA (10/14/2008 9:33:17 PM): hanya lecet, tapi… siapa yang mau lecet?
RAGA (10/14/2008 9:33:21 PM): ga ada
SUKMA (10/14/2008 9:33:24 PM): hanya lecet
SUKMA (10/14/2008 9:33:27 PM): meski
SUKMA (10/14/2008 9:33:32 PM): hanya lecet
RAGA (10/14/2008 9:33:49 PM): bahkan kadang untuk sebuah lecet aja kita enggan
RAGA (10/14/2008 9:34:23 PM): sial aku pengen meringkuk di pelukanmu
RAGA (10/14/2008 9:34:28 PM): dan terus tidur
RAGA (10/14/2008 9:34:36 PM): hanya meringkuk dan tertidur
RAGA (10/14/2008 9:34:53 PM): cukup itu saja
RAGA (10/14/2008 9:35:06 PM): itu aja ngga berani kita lakukan bodohhhh
SUKMA (10/14/2008 9:35:09 PM): tapi akunya gak bisa tdr…
SUKMA (10/14/2008 9:35:11 PM): ngeliatin kamu yang tidur
SUKMA (10/14/2008 9:35:37 PM): melampaui bodoh
RAGA (10/14/2008 9:35:37 PM): karena kita terlalu takut untuk terlibat dalam rasa yang lebih dalam
RAGA (10/14/2008 9:35:44 PM): dan ngga mau
SUKMA (10/14/2008 9:35:45 PM): aku enggak!!!
SUKMA (10/14/2008 9:35:50 PM): sori yah!!!
SUKMA (10/14/2008 9:35:52 PM): aku mau!!!
SUKMA (10/14/2008 9:35:56 PM): sori yah!!
RAGA (10/14/2008 9:35:59 PM): koq aku ngga tau kalau kamu ngga mau
RAGA (10/14/2008 9:36:02 PM): siallll
RAGA (10/14/2008 9:36:11 PM): aku baru tauuuuu bodoooohhhhhh
RAGA (10/14/2008 9:36:19 PM): hahahahahahahahahahaaaa
SUKMA (10/14/2008 9:36:28 PM): hey
RAGA (10/14/2008 9:36:29 PM): aku kira ngga seperti itu…
RAGA (10/14/2008 9:36:47 PM): aku kira ngga sampai seperti itu
SUKMA (10/14/2008 9:36:54 PM): tau gak
RAGA (10/14/2008 9:36:58 PM): tau ngga aku benci banget sama
SUKMA (10/14/2008 9:37:01 PM): yang bikin aku gak bisa ke kamu apa?
SUKMA (10/14/2008 9:37:17 PM): aku gak punya duit ke jakarta
SUKMA (10/14/2008 9:37:39 PM): aarrgghhhhhhhhhhhhhh
SUKMA (10/14/2008 9:37:58 PM): bodoh!
RAGA (10/14/2008 9:38:05 PM): yawda
RAGA (10/14/2008 9:38:10 PM): mumpung ada kesempatan
RAGA (10/14/2008 9:38:21 PM): sebelum kita mati penasaran trus jadi bangkai
RAGA (10/14/2008 9:38:49 PM): sekarang apa yang aku perlu tau dan harus kamu kasiy tau, kasiy tau dah…
SUKMA (10/14/2008 9:39:18 PM): aku membuka setiap kesempatan untuk RAGA
SUKMA (10/14/2008 9:39:21 PM): apapun itu
SUKMA (10/14/2008 9:39:31 PM): aku membuka hati untuk RAGA
SUKMA (10/14/2008 9:39:40 PM): aku membuka masa depan untuk RAGA
SUKMA (10/14/2008 9:39:48 PM): karena ternyata
SUKMA (10/14/2008 9:39:52 PM): sampai sekarang
SUKMA (10/14/2008 9:40:00 PM): aku gak bisa benci kamu
SUKMA (10/14/2008 9:40:07 PM): atau ngelupain kamu
SUKMA (10/14/2008 9:40:15 PM): kamu tetep hadir
SUKMA (10/14/2008 9:40:34 PM): dan lebih dari hadir
SUKMA (10/14/2008 9:40:37 PM): karena
SUKMA (10/14/2008 9:40:38 PM): entah kenapa
SUKMA (10/14/2008 9:40:51 PM): aku kok ngerasa kamu juga ngerasa gitu
SUKMA (10/14/2008 9:41:20 PM): ada ruang ternyata
SUKMA (10/14/2008 9:41:33 PM): yang isinya buat kamu
SUKMA (10/14/2008 9:41:36 PM): meski itu dipojokkan
SUKMA (10/14/2008 9:41:45 PM): tapi gak bisa keisi yang lain
SUKMA (10/14/2008 9:41:57 PM): dan untuk bisa lupa dari kamu
SUKMA (10/14/2008 9:42:13 PM): aku mesti membuat kamu menjadi “biasa”
SUKMA (10/14/2008 9:42:15 PM): “gak istimewa”
SUKMA (10/14/2008 9:42:26 PM): “everyone”
SUKMA (10/14/2008 9:42:33 PM): “not someone”
SUKMA (10/14/2008 9:42:41 PM): kalau kamu nggak
SUKMA (10/14/2008 9:42:51 PM): jika kita berdua berumur panjang
SUKMA (10/14/2008 9:43:18 PM): kita akan menjadi hantu bagi hidup kita
SUKMA (10/14/2008 9:43:41 PM): mungkin kita akan menyelingkuhi pasangan kita di kemudian hari
SUKMA (10/14/2008 9:43:49 PM): atau selamanya selingkuh
SUKMA (10/14/2008 9:43:59 PM): mau kaya gitu?
RAGA (10/14/2008 9:44:00 PM): iyaaaaaaa
RAGA (10/14/2008 9:44:03 PM): nggga mauuu
SUKMA (10/14/2008 9:44:04 PM): kecuali
SUKMA (10/14/2008 9:44:13 PM): kamu ternyata gak ngerasa gitu
SUKMA (10/14/2008 9:44:19 PM): ternyata kamu biasa aja ke aku
SUKMA (10/14/2008 9:44:24 PM): jadi ya cuma perasaan aku aja
SUKMA (10/14/2008 9:44:37 PM): ya udah
SUKMA (10/14/2008 9:44:46 PM): selesai
SUKMA (10/14/2008 9:45:02 PM): tinggal aku jadiin kamu puisi aja
SUKMA (10/14/2008 9:45:07 PM): ato tokoh dalam cerpen
SUKMA (10/14/2008 9:45:15 PM): THE END
SUKMA (10/14/2008 9:45:33 PM): and have a nice life RAGA
RAGA (10/14/2008 9:46:02 PM): tapi kan kamu punya pacar
SUKMA (10/14/2008 9:46:43 PM): kan ada teori konspirasi
SUKMA (10/14/2008 9:47:01 PM): aku sayang dia raga…
RAGA (10/14/2008 9:47:04 PM): goblokksss…
SUKMA (10/14/2008 9:47:16 PM): tapi sejak dulu aku sayang kamu
SUKMA (10/14/2008 9:47:33 PM): jadi, mari kita lihat aku lebih sayang pada siapa?
SUKMA (10/14/2008 9:47:48 PM): males kan kamu sama aku????
SUKMA (10/14/2008 9:47:53 PM): benci kan kamu???
SUKMA (10/14/2008 9:48:26 PM): aku ingin mencabik-cabik diri aku sendiriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
RAGA (10/14/2008 9:48:35 PM): yawda buruan kesiiiiniii carii beasiswa keqqq
RAGA (10/14/2008 9:48:38 PM): kita coba dulu aja
RAGA (10/14/2008 9:48:47 PM): sial
RAGA (10/14/2008 9:48:59 PM): dasar kau laki2 jahanam
SUKMA (10/14/2008 9:49:14 PM): kau wanita penggodaaaaaa
RAGA (10/14/2008 9:49:39 PM): kalau percobaannnya ternyata gagal
RAGA (10/14/2008 9:49:43 PM): ngga nyesel?
SUKMA (10/14/2008 9:49:58 PM): daripada nyesel gak nyoba?
RAGA (10/14/2008 9:50:06 PM): ngga nyesel kehilangan semua yang udah ada?
RAGA (10/14/2008 9:50:10 PM): iya siy
SUKMA (10/14/2008 9:50:12 PM): aargggghhhhhhh
SUKMA (10/14/2008 9:50:33 PM): kita menjadi penjahat hari ini
SUKMA (10/14/2008 9:50:47 PM): kita melampaui hari ini dengan ke-blaguan kita
SUKMA (10/14/2008 9:50:53 PM): gini aja
SUKMA (10/14/2008 9:51:05 PM): kesempatan itu kita cari
SUKMA (10/14/2008 9:51:17 PM): kalau emang ada rejeki kesana aku kesana
SUKMA (10/14/2008 9:51:20 PM): tapi
SUKMA (10/14/2008 9:51:29 PM): aku sedang hidup saat ini disini
SUKMA (10/14/2008 9:51:34 PM): dan kamu disana
SUKMA (10/14/2008 9:51:39 PM): oke?
SUKMA (10/14/2008 9:51:47 PM): jangan melampaui
SUKMA (10/14/2008 9:52:04 PM): nanti semua jd utopia
SUKMA (10/14/2008 9:52:10 PM): kesempatan itu ada
SUKMA (10/14/2008 9:52:28 PM): tapi jangan lupa kita hidup detik ini
SUKMA (10/14/2008 9:52:35 PM): aaarrggghhhhhhhh
RAGA (10/14/2008 9:53:10 PM): selamat hidup
RAGA (10/14/2008 9:53:15 PM): hingga detik ini
SUKMA (10/14/2008 9:53:30 PM): sayang
SUKMA (10/14/2008 9:53:39 PM): kabar2i kalau ada apa2
SUKMA (10/14/2008 9:53:44 PM): aku mau keluar dulu
SUKMA (10/14/2008 9:53:48 PM): ketemu temen di warung kopi
RAGA (10/14/2008 9:53:48 PM): ada apa2 apa itu apa?
RAGA (10/14/2008 9:54:02 PM): ada jerawat di jidatku gitu
SUKMA (10/14/2008 9:54:06 PM): apapun brengsek
SUKMA (10/14/2008 9:54:13 PM): iya boleh
RAGA (10/14/2008 9:54:17 PM): baiklah bodoohhh
RAGA (10/14/2008 9:54:25 PM): pergi sana….
RAGA (10/14/2008 9:54:29 PM): nanti aku kangen
SUKMA (10/14/2008 9:54:31 PM): weeeeeeeeeeeeee
SUKMA (10/14/2008 9:54:39 PM): bye2
RAGA (10/14/2008 9:54:42 PM): daaa
SUKMA (10/14/2008 9:54:43 PM): takecare
RAGA (10/14/2008 9:54:53 PM): yah take care

visit:http://ragasukmamendahaga.blogspot.com/

dicita-citakan akan menjadi sebuah novel kolaborasi..



LATTE LOVE ATAU LATE LOVE?
September 25, 2008, 10:48 am
Filed under: Uncategorized | Tags:

Cuman beda satu huruf t, what will make any difference anyway?!?
“Latte Love” berarti minum kopi dengan campuran susu hangat di pagi hari setelah lelah bercinta. Setidaknya rasa hangat dan kental susu bisa menggantikan asam mulut sisa tukar saliva semalam.
Lalu bagaimana dengan “Late Love”? Ini yang ada hanya rasa asam, seperti kecutnya jeruk nipis dalam ice lemon tea tanpa gula cair. Cinta yang datang telat, cuman bisa membuat dua mahluk yang terkena aksi dan reaksinya cengar cengir sendiri menahan kecut.
Maklum saya raga, saya hanya mengenal apa yang bisa dirasakan indra. Jadi wajar saja penggambaran saya hanya berkisar pada kepekaan fisik dan apa yang bisa dirasakan oleh kulit. Jadi kalo tiba2 saya terkena alzaimer, mendandak lumpuh atau terserang stroke, saya mungkin hanya bisa mengetik … … …



31 DETIK MENUJU BULAN
September 21, 2008, 9:36 am
Filed under: Uncategorized

Yak,
Sebuah koper terbuka lebar di hadapanku, menganga nganga bingung, bertanya apa fungsinya ia berada disitu dibawa jauh jauh dari rumah satunya. Ibu pun berteriak teriak dan ngedumel sambil lalu.
“Coba pikirin buat packing sesimple mungkin”,
sial kutukku dalam hati
“Seandainya 26 tahun hidupku di Jakarta bisa muat dalam sebuah koper untuk kubawa jauh ke Melbourne, tentu sudah kulakukan sedari tadi”.
20 kilogram, batas beban yang memungkinkan untuk kubawa jauh ke negeri orang. Tak sebanding dengan 21 gram ukuran roh ku yang akan melayang ketika ia pergi dari raga ku. Dan jika aku disuruh memilih, aku ingin menukar 20 kilogram 26 tahun kisah ku di sini dengan 21 gram sukmaku yang baru.
“Mba, pokoknya ibu cuman bisa ngebekelin seadanya”
“Iya bu aku juga ngerti, sampai sana aku nanti aku juga nyoba untuk mengais-ngais sendiri”
Sumpah serapah ku tujukan ke diriku sendiri yang berusaha untuk memberikan keyakinan terbesar pada Ibu untuk dengan berani melepas diriku. Dengan melayang-layang sedih pilu mulai kubayangkan hidupku disana, bertahan hidup, mencari makan, mengurus sakit sendiri, sedih sendiri…
Yang pasti kali ini tiada lagi kunjungan rutin mingguan untuk sekedar membekali sarden, beras, maupun corned, seperti ketika aku di Bandung. Tiada lagi jemputan darurat jam 12 malam pulang ke Jakarta ketika aku tak berdaya terserang asma.
Fuihh, apa yang bisa dilakukan oleh badan sekecil, bodoh, dan selabil ini di kota asing sebesar Melbourne. Dibilang nekat ngga juga, Meski tak berbayang sedikitpun kehidupanku disana, kuberanikan diri untuk merubah hidupku. Iya aku memang membutuhkan sebuah revolusi, dan tidak hanya menunggu sebuah evolusi…
Dan lagi, dia datang dalam puisi revolusiku. Tak berbayang, laksana kilat menumpang kereta kencana. Mengecup keningku dengan kisah musim semi yang tadinya sendiri. Dalam sebuah serangan hangat peluruh beku, ia dongengkan aku tentang cinta-cinta, tentang rasa-rasa, tentang ceria, tentang dia, dan daun-daunnya.
“Oalah gustii…”
Aku lemah…
Yang datang bukan lagi sebagai penjaja senjata dan pemasok anggur-anggur perayaan revolusi. Yang datang bukan lagi sebagai utusan negeri lawan yang menawarkan gencatan senjata berupa pembagian tanah daerah-daerah kekuasaan.
Dia yang datang sebagai ia, hanya ia, telanjang… tak mengerti. Seperti adam yang baru diturunkan kebumi. Meracau raucau dalam bahasanya yang asing, tapi bisa ku mengerti. Aneh, untuk apa? Mengapa disaat revolusi sedang menjejakan kaki-kakinya di hidupku, saat pedang2 mulai diasah, saat kuda-kuda mulai dipasangkan pelana. Aku bermimpi, mimpi yang begitu indah, membawaku dalam kebersediaan untuk kalah, kalah dalam sebuah rasa berani dan keyakinan. Dan mendambaku untuk tak takut jatuh, memberiku mimpi di bulan dalam daya gravitasi nol. Dimana aku bahkan melupakan apa arti jatuh itu sendiri….
31 detik menuju peluncuran ke mars, ia masih di sampingku, malah menggengam tanganku kian erat, ini revolusi yang mana sayang?



BEWARE! A TATOO CAN MAKE YOU TURN INTO A BITCH
May 31, 2008, 7:19 am
Filed under: Uncategorized

For god shakes, I hate when peoples are tends to lost by their common interpretations. This is for the second time someone gets scared of one of my photograph with tattoo prints in my back shoulder. Dammed I really hate that reaction. It seems like I almost can guess what’s gonna widely describe in their perception about a woman named leoni. Hell yeah the may even think how wild and bitchy I am. Sadly I can’t do anything to avoid it because the world had design what they have thought in their mind a long long time ago since they were born and what a photograph can do in one blink of their eyes will not make any differences. I hate when people starts tomake a prejudiced and give a general judgment about someone else only by his or her one capture of a photograph. Anyway it’s just a tattoo, since when the tattoo have a motivation to kill and become their worst nightmare. That kind of people seems to live in their shrink, small, captivated world. A world which makes them learn that tattoo is something that belongs to the criminal, a night life, a rebellion to a normal life. Something that they thought shouldn’t be had by any women in their skins. Goddamit! How far they would learn to life with that kind of interpretation so that they can feels that their life is better and become the most appropriate life compare with any woman who has a tattoo. It just sucks anyway. Fucked them all! Fucked for what they thought that others are just a shit! A crap and a bitch for having a kind of tattoo..



FRAME TO FRAME
April 28, 2008, 8:40 am
Filed under: Uncategorized

Ini hanya sebuah cerita mengenai keyakinan, ambisi, cemburu, cinta dan konspirasi. Sebuah elegi apik dari perjalanan frame to frame foto, yang sedikitnya memiliki cuplikan menarik apabila ia disusun dalam barisan-barisan ekspresi dan peranan.
Ada Nyonya Nancy yang setiap kenyataan hidupnya tidak pernah lepas dari derang dering handphone, sibuk mondar mandir sana sini menerima berbagai macam orderan. Mulai dari urusan selangkangan sampai urusan sabu menyabu. Lalu ada Tracy, asisten Nyonya Nancy yang sudah dianggap anaknya sendiri. Seorang perempuan yang lebih memilih untuk tidak memilih jenis kelamin bagi dirinya. Kepatuhannya pada Nyonya Nancy membuatnya bisa memerankan apa saja untuk sang Nyonya. Hingga pada suatu ketika Nyonya Nancy merasa perlu untuk memberi pelajaran hidup metropolis pada anak didiknya yang bernama Betty, ia adalah mahluk hasil transeksual yang bisa dibilang cukup berhasil dalam mengumpulkan klien-klien berdompet tebal. Betty memang mulai menunjukan geliat kenakalannya di sela-sela menerima panggilan langganannya. Nyonya Nancy mendapat laporan bahwa Betty sering kabur-kaburan setiap sopir datang untuk mendrop ataupun menjemputnya. Untuk membuktikan hal tersebut diperkerjakanlah Tracy. Suatu malam ketika Betty keluar dari lobby hotel bintang lima setelah melakukan pekerjaan seperti biasanya, Tracy berinisiatif membuntutinya dari belakang….



THIS IS HOW I FULFILL MY ORAL INSUFFICIENT NEEDS
February 19, 2008, 6:15 am
Filed under: Uncategorized

KEEP TALKING ALL THE TIME. No wonder they say
how fussy I am, but I guess it’s just better than thinking with two balls between
your legs. I speak a question, asking about anything that I don’t know to
answer my curiosity. That’s just because I don’t want to misjudge bout
everything. Life is full of grey area dam man! You wouldn’t know for sure about
something because you are nothing in this universe. You just a tiny little part
of atom that can’t reach even world. That’s what a small tiny little brain of
man would think about their opposite sex. A kind of man that wouldn’t have any
ability to finish his college, because he doesn’t know how to make any difference
between his girlfriend and a whore.



KETIKA OLA BERKATA “Mai Semikel Romense”
February 15, 2008, 1:02 am
Filed under: Uncategorized

Itulah Ola seorang mojang Bandung, fresh graduate yang baru
saja lulus dari salah satu universitas swasta Bandung. Hijrah ke Jakarta untuk
menjajal pengalamannya bekerja. Dengan modal kepolosannya suatu hari dia terpaks
harus menyebutkan salah satu band Amerika yang akan tampil live di Jakarta “My
Chemical Romance”.Yah fenomena hangat yang jadi trend untuk disuarakan oleh
mahluk-mahluk Jakarta baik penggemar, penikmat, ataupun hanya sekedar pendengar
saja. Karena Jakarta dalam minggu-minggu awal tahun ini akan di ramaikan oleh
pertunjukan live,  musik-musik impor dari
mancanegara. Ola yang nota bene mojang Bandung, jadi salah satu yang terlibat
dalam hiruk-pikuk ramainya industri dunia hiburan Jakarta. Ola memang bekerja
di salah satu perusahaan yang kebetulan ikut menyelenggarakan kuis hiburan
tersebut. Dan sekarang jadi giliran dia yang terpaksa harus menelpon para
pemenang kuis yang baru saja mendapatkan tiket gratis untuk menonton
pertunjukan live band yang dipromotori oleh Java Musikindo itu. Sebetulnya
memang bukan salah Ola yang memang tidak mengetahui apa-apa soal My Chemical
Romance. Mungkin saja sehari-harinya Ola lebih akrab mendengar suara Aa Ariel
dengan lagu Di Balik Awan nya dibanding lagu-lagu berbahasa asing yang belum
tentu ia mengerti artinya. Sebetulnya ngga salah juga kalo dia cuman bisa
menyebut Mai Semikel Romense dengan logat sunda kentalnya. Karena Ola hanya
merupakan bagian dari pemuda-pemudi kota Jakarta yang mungkin bisa dibilang
bingung dengan hiruk pikuk dan happening yang terjadi di keramaian dunia
hiburan Jakarta. Dunia hiburan yang berbondong-bondong menjejalkan barang
dagangan mereka untuk memeras kantong target market nya tanpa lengah
sedikitpun. Karena setiap Ola berhenti di lampu merah dia hanya bisa menatap
plang Besar yang terpampang di setiap sudut bertuliskan Maaii Semikel Romense,
ejanya dalam hati…



THE FARCE OF MY MISINTERPRETATION
January 29, 2008, 7:50 am
Filed under: Uncategorized

So…

Where do you want me
to go? Here or there?

You keep silent

When you want me to
smile? Now or then?

still keep silent

Who you want me to be?
Lover or bitch?

left me silently



MY BLUEBERRY NIGHTS
December 26, 2007, 5:17 am
Filed under: Uncategorized

At the
end of every night a cheese cake and the apple pie are always completely gone.
There’s piece cobbler and chocolate mousse cake are nearly finish. But it’s
always a whole blueberry pie left untouched. So what’s wrong with the blueberry
pie? It’s nothing wrong with the blueberry pie. People make another choices,
you can’t blame the blueberry pie, it’s just no one wants it.

-jude law playin as jeremy-